,
1–2 menit

to read

Pengolahan Limbah Domestik (STP) dengan menggunakan sistem Membrane Bio Reactor (MBR)

MBR = Membrane Bio Reactor

Merupakan teknologi pengolahan limbah cair aerobic sistem lumpur aktif dengan menggunakan bantuan teknologi membrane filtration

Merupakan teknologi termodern dan termaju masa kini yang banyak digunakan dinegara maju untuk memproses kembali air kotor untuk digunakan kembali (Water Recyled & Reuse) Pada umumnya diapliasikan dengan teknologi “Submerged Membrane” dimana satu modul membrane dicelupkan kedalam reactor

Bagaimana Sistem Membrane Bio Reactor Bekerja?

Pada Pengolahan air limbah dengan sistem aerobic, pada reaktor aerasi terdapat milyaran koloni bakteri pengurai. Jumlah bakteri pengurai pada reaktor aerasi atau Mixed Liquor Volatile Suspended Solid (MLVSS) diukur dengan satuan mg/L (ppm). Semakin tinggi jumlah bakteri pengurai pada reaktor aerasi maka semakin efisien dalam mengurai limbah. Pada sistem konvensional (menggunakan clarifier sebagai treatment pemisah/ settling bakteri) jumlah bakteri pada reaktor aerasi tidak bisa terlalu tinggi karena akan sangat sulit memisahkan antara bakteri aerasi dengan supernatanya. Berikut perbedaan menggunakan sistem konvensional (clarifer) dengan menggunakan Membrane Bio Reactor (MBR)

Sistem Konvensional (extended aeration)

  1. Tingkat MLSS rendah (3000 – 4000 mg/l)
  2. Masalah umum clarifer seperti, bulking, rising sludge, carry over dsb
  3. Membutuhkan area yang luas
  4. Membutuhkan treatment tambahan ketika mau direuse

Membrane Bio Reactor System

  1. Tingkat MLSS yang lebih tinggi dari sistem konvensional (mencapai 8000 mg/l)
  2. Pengoperasian lebih mudah dan tidak memerlukan skill operator yang tinggi
  3. Area relatif lebih kecil dibanding sistem konvensional
  4. Effluent MBR bisa langsung direuse (digunakan kembali)

8 tanggapan

  1. […] satu hasil samping dari pengolahan air limbah adalah sludge/ lumpur. Pada kondisi tertentu sludge termasuk dalam kategori B3 yang haru dibuang ke […]

    Suka

  2. […] Pengolahan Limbah Domestik (STP) dengan menggunakan sistem Membrane Bio Reactor (MBR) […]

    Disukai oleh 1 orang

  3. […] Limbah Cair Domestik: Pengertian, Dampak, dan Pentingnya Pengolahan Air Limbah […]

    Disukai oleh 1 orang

  4. […] Pada artikel sebelumnya sudah pernah kita bahas tentang proses pengolahan air limbah menggunakan sistem aerobic dengan menggunakan Membrane Bio Reactor (MBR). Koagulasi adalah proses penggabungan partikel-partikel halus yang terlarut dalam air limbah untuk […]

    Disukai oleh 1 orang

  5. […] Tirtha Jaya Nusantara memberikan solusi pengolahan air limbah yang efektif dan bisa dimanfaatkan kembali (recycle). Hubungi kami untuk informasi lebih […]

    Disukai oleh 1 orang

  6. […] polusi yang semakin parah, pasokan air bersih menjadi semakin terbatas. Oleh karena itu, penerapan daur ulang air (recycle) menjadi salah satu solusi terbaik dalam mengatasi krisis air. Salah satu pendekatan utama yang […]

    Suka

  7. […] Pengolahan air limbah domestik adalah suatu proses penting dalam menjaga keberlanjutan sumber daya air dan mencegah pencemaran lingkungan. Dalam upaya mengatasi masalah ini, teknologi Membrane Bio Reactor (MBR) telah menjadi salah satu solusi yang efektif. MBR menggabungkan proses biologis dengan filtrasi membran untuk menghasilkan effluent yang lebih bersih dan berkualitas tinggi. PT Tirtha Jaya Nusantara, sebagai perusahaan yang bergerak dalam bidang pengolahan air, memanfaatkan teknologi ini untuk meningkatkan efisiensi pengolahan air limbah domestik dan memberikan solusi yang ramah lingkungan. […]

    Suka

Tinggalkan komentar